Selasa, 08 September 2026, September 08, 2026 WIB
Last Updated 2026-09-09T00:17:53Z

Sapporo Pindahkan Produksi Bir dari Kanada ke AS akibat Tarif

Selasa, 08 September 2026

Sapporo Pindahkan Produksi Bir dari Kanada ke AS akibat Tarif

Ringkas: Produsen bir Jepang Sapporo akan memindahkan sebagian produksi bir dari Kanada ke Amerika Serikat setelah tarif baru atas bir Kanada mulai berlaku pada Selasa.

Produsen bir Jepang, Sapporo, menyatakan akan memindahkan sebagian produksi bir dari Kanada ke Amerika Serikat setelah tarif baru terhadap bir Kanada mulai berlaku pada Selasa.

Sapporo Pindahkan Produksi Bir dari Kanada ke AS akibat Tarif

Langkah tersebut menyusul pemberlakuan tarif 50% untuk bir yang diimpor dari Kanada. Bagi perusahaan yang mengirimkan bir melintasi perbatasan, kebijakan ini berarti biaya yang jauh lebih tinggi.

Produksi bir nonalkohol akan dialihkan ke AS

Chief strategy officer Sapporo, Rieko Shofu, menyebut tarif sebagai “sesuatu yang berada di luar kendali kami”. Kepada Bloomberg, ia mengatakan raksasa bir tersebut akan “melanjutkan dengan produksi lokal”.

Sapporo tidak segera menanggapi permintaan komentar dari BBC. Perusahaan itu berencana memindahkan produksi bir nonalkoholnya, yang saat ini dibuat di Kanada untuk pelanggan di AS, ke Amerika Serikat pada paruh pertama 2027.

AS merupakan salah satu pasar luar negeri terpenting bagi Sapporo. Perpindahan produksi ke selatan perbatasan akan berdampak langsung pada operasional anak perusahaannya di Kanada, Sleeman Breweries.

Sapporo pertimbangkan kapasitas di Pantai Barat AS

Untuk mengurangi dampak kenaikan biaya, produsen bir Jepang tersebut mempertimbangkan penambahan kapasitas produksi di Pantai Barat AS. Pilihannya mencakup membangun atau membeli pabrik bir, maupun bermitra dengan produsen pihak ketiga.

Sapporo telah membangun kehadirannya di AS selama bertahun-tahun dan menyatakan bahwa merek andalannya, Sapporo, merupakan merek bir Asia terlaris di negara tersebut.

Perusahaan ini juga berinvestasi besar-besaran di luar Jepang, tempat menyusutnya populasi telah membebani penjualan alkohol.

Ekspansi global di tengah meningkatnya hambatan perdagangan

Sapporo berencana menginvestasikan hingga ¥400 miliar ($2,6 miliar) pada 2030 untuk memperluas pasar luar negeri dan meningkatkan laba. Sekitar 30% dari modal tersebut dialokasikan untuk pasar internasional.

Produsen bir ini juga melirik pasar di luar Amerika Utara. Pada Juli, Sapporo mengumumkan kemitraan dengan produsen bir Denmark, Carlsberg, untuk berekspansi di Asia Tenggara.

Keputusan Sapporo memindahkan produksi muncul ketika perusahaan-perusahaan beradaptasi dengan bertambahnya jumlah tarif di berbagai negara. Pada Juli, AS mengumumkan tarif baru terhadap puluhan mitra dagang, termasuk Kanada, yang meningkatkan biaya bagi bisnis yang bergantung pada rantai pasok lintas negara.

Langkah ini menunjukkan bahwa sejumlah perusahaan sedang mempertimbangkan kembali lokasi produksi barang mereka karena hambatan perdagangan meningkatkan biaya untuk melayani pelanggan dari luar negeri.

Poin penting:

  • Tarif 50% atas bir impor dari Kanada mulai berlaku pada Selasa.
  • Sapporo akan memindahkan produksi bir nonalkohol untuk pelanggan AS ke Amerika Serikat pada paruh pertama 2027.
  • Perubahan tersebut akan memengaruhi operasional Sleeman Breweries di Kanada.
  • Sapporo mempertimbangkan membangun, membeli, atau bermitra dengan pabrik bir di Pantai Barat AS.
  • Perusahaan menargetkan investasi hingga ¥400 miliar ($2,6 miliar) pada 2030, dengan sekitar 30% untuk pasar luar negeri.

Sumber: BBC News — Business

Topik terkait

Diterbitkan 8 jam lalu

Sapporo Pindahkan Produksi Bir dari Kanada ke AS akibat Tarif

Diterbitkan 24 Juli

Sapporo Pindahkan Produksi Bir dari Kanada ke AS akibat Tarif

Diterbitkan 11 jam lalu

Sapporo Pindahkan Produksi Bir dari Kanada ke AS akibat Tarif

Sapporo Pindahkan Produksi Bir dari Kanada ke AS akibat Tarif

Lihat juga

Sumber: BBC News — Business — https://www.bbc.co.uk/news/articles/c87ve09pgqzo?at_medium=RSS&at_campaign=rss