
Ringkas: The Winston Churchill School di Woking, Surrey, membuka toko seragam sendiri agar bisa menjual perlengkapan sekolah kepada siswa dengan harga modal. Sekolah itu menyebut langkah ini memangkas harga blazer sebesar £20 dibanding tahun ajaran sebelumnya.

The Winston Churchill School di Woking berhasil menekan biaya blazer sebesar £20, menurut pihak sekolah.
Sebuah sekolah menengah di Surrey telah mendapatkan pemasok seragamnya sendiri sehingga dapat menjual perlengkapan kepada murid dengan harga modal.
The Winston Churchill School di Woking membuka toko seragam sendiri untuk mengurangi beban biaya keluarga. Orang tua dapat memesan barang langsung di lokasi atau secara online, dengan pakaian seperti rok, dasi, dan perlengkapan olahraga tersedia tanpa tambahan margin dari harga yang dibayarkan sekolah.
Kepala sekolah Zoe Johnson-Walker mengatakan pendekatan tersebut telah memangkas £20 dari harga blazer sekolah dibandingkan tahun ajaran sebelumnya.
"Kami telah berupaya mengurangi biaya seragam kami selama beberapa tahun," katanya kepada BBC.
Sekolah menyesuaikan seragam dengan aturan baru
Sekolah itu mendesain ulang seragamnya untuk 2026-27, bertepatan dengan aturan baru pemerintah yang membatasi sekolah menengah hanya pada tiga item bermerek, ditambah satu dasi bermerek.
Menurut Department for Education, aturan baru tersebut akan menghemat pengeluaran orang tua hingga £50.
"Orang tua telah memberi tahu kami bahwa mereka ingin lebih sedikit item bermerek yang mahal – dan itulah tepatnya yang kami berikan," kata seorang juru bicara.
"Seragam sekolah itu penting, tetapi tidak seharusnya menguras kantong."
Blazer tetap dipertahankan karena permintaan orang tua
Johnson-Walker mengatakan sekolah sempat mengusulkan penghapusan blazer bermerek dari seragam karena itu adalah "salah satu item kami yang paling mahal", tetapi kemudian mendapati ada "permintaan yang cukup besar dari orang tua agar tetap menjualnya dengan lencana sekolah".
"Kami berhasil melakukan negosiasi dengan pemasok kami yang berarti tidak ada biaya tambahan bagi orang tua untuk memiliki item yang berlencana," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sekolah telah menghapus atasan olahraga bermerek, tetapi menjual kaus olahraga hitam polos di toko seragam sekolah setelah ada permintaan dari orang tua.
"Kami juga berusaha mempertahankan standar karena seragam, menurut pandangan kami, cukup menyetarakan," tambah Johnson-Walker.

Stripey Stork, badan amal dukungan keluarga, bekerja berdasarkan sistem rujukan.
Amal keluarga salurkan ribuan seragam dan sepatu
Nicola Dawes, kepala eksekutif badan amal dukungan keluarga Stripey Stork, mengatakan periode kembali ke sekolah menambah "tekanan tambahan pada keluarga dari sisi biaya".
Organisasi itu membagikan lebih dari 15.000 item seragam dan sekitar 1.500 pasang sepatu sekolah selama musim panas melalui kampanye School Days.
Skema yang kini memasuki tahun keempat itu menerima pendanaan dari dewan setempat serta sumbangan barang bekas layak pakai dari masyarakat.
"Ini adalah sesuatu yang kami jadikan prioritas lebih besar dalam pekerjaan kami karena kami menyadari betapa pentingnya hal itu," kata Dawes.

Ikuti BBC Surrey di Facebook, X, dan Instagram, serta dengarkan BBC Radio Surrey di Sounds. Kirim ide berita Anda ke southeasttoday@bbc.co.uk atau WhatsApp ke 08081 002250.
Dipublikasikan 10 Agustus

Dipublikasikan 13 Agustus

Dipublikasikan 11 Agustus

Dipublikasikan 2 Mei 2025

Langkah sekolah dan dukungan dari badan amal menunjukkan bagaimana biaya seragam sekolah tetap menjadi perhatian bagi banyak keluarga, terutama menjelang tahun ajaran baru.
Poin penting
- The Winston Churchill School membuka toko seragam sendiri agar bisa menjual perlengkapan dengan harga modal.
- Sekolah menyebut harga blazer turun £20 dibanding tahun ajaran sebelumnya.
- Seragam didesain ulang untuk 2026-27 seiring aturan baru yang membatasi tiga item bermerek plus satu dasi bermerek.
- Department for Education mengatakan aturan baru itu bisa menghemat hingga £50 bagi orang tua.
- Stripey Stork membagikan lebih dari 15.000 item seragam dan sekitar 1.500 pasang sepatu sekolah selama musim panas.
Sumber: BBC News — Business
Lihat juga
- Aturan Seragam Baru, Benarkah Bisa Hemat Uang Orang Tua?
- Shein Bernilai US$26,2 Miliar Usai Melantai di Bursa Hong Kong
- Swinney Akan Pangkas Badan Kesehatan Daratan Skotlandia Jadi Dua
Sumber: BBC News — Business — https://www.bbc.co.uk/news/articles/cz9zej4j2l4o?at_medium=RSS&at_campaign=rss