
Ringkas: Bagi banyak orang, mengatakan kepada atasan bahwa mereka akan berhenti bekerja terasa menegangkan. Namun, ada juga yang justru sudah membayangkannya jauh-jauh hari dan merasa lega saat waktunya tiba. Yang sering membingungkan justru urusan teknisnya: kapan dan bagaimana memberi tahu bos, apakah perlu surat pengunduran diri, berapa lama pemberitahuan yang seharusnya diberikan, serta apakah harus jujur dalam exit interview atau boleh menolaknya.
Kalau Anda termasuk orang yang gugup saat hendak resign, Anda tidak sendirian. Banyak orang khawatir soal reaksi atasan: apakah dia akan merasa dikhianati, menyalahkan Anda karena menerima proyek besar baru padahal sudah berencana pergi, atau malah memberi counter-offer agar Anda bertahan.
Di sisi lain, tidak semua orang cemas saat mengundurkan diri. Ada yang sudah lama membayangkan momen itu, dan ada pula yang sangat gembira ketika akhirnya tiba. Bahkan, ada kisah seseorang yang bekerja di konter makanan laut lalu mengundurkan diri dengan cara menuliskan “I QUIT” menggunakan cod.
Hal yang paling sering membingungkan saat resign
Meski perasaan orang berbeda-beda, bagian yang paling sering membuat bingung adalah urusan praktis. Pertanyaan yang biasanya muncul antara lain: kapan waktu yang tepat untuk memberi tahu bos, bagaimana cara menyampaikannya, apakah harus menulis surat resign, dan berapa banyak pemberitahuan yang benar-benar perlu diberikan.
Pertanyaan seputar surat resign dan notice period
Banyak orang juga ragu soal dokumen dan tenggat waktu. Apakah surat pengunduran diri wajib? Berapa lama notice yang dianggap cukup? Detail seperti ini sering kali lebih membingungkan daripada keputusan untuk pergi itu sendiri.
Exit interview: harus jujur atau boleh menolak?
Masalah lain yang kerap muncul adalah exit interview. Sebagian orang bertanya-tanya apakah mereka harus berbicara jujur dalam sesi tersebut, dan apakah mereka bisa menolak untuk melakukannya sama sekali.
Penjelasan lengkap tersedia di New York Magazine
Di New York Magazine hari ini, saya membahas seluruh proses pengunduran diri dari awal sampai akhir. Silakan baca pembahasan lengkapnya di sana.
Poin penting:
- Banyak orang cemas saat harus memberi tahu atasan bahwa mereka berhenti bekerja.
- Reaksi bos bisa membuat orang khawatir, termasuk rasa dikhianati atau tawaran tandingan untuk bertahan.
- Tidak semua orang takut resign; ada yang justru sangat senang saat waktunya tiba.
- Yang sering membingungkan adalah urusan teknis: waktu memberi tahu bos, surat resign, dan notice period.
- Exit interview juga sering memunculkan pertanyaan apakah harus jujur atau boleh menolaknya.
Source: https://www.askamanager.org/2026/08/a-step-by-step-guide-to-quitting-your-job.html