Rabu, 02 September 2026, September 02, 2026 WIB
Last Updated 2026-09-02T23:27:16Z

Rekan Kerja Menjiplak Resume dan Surat Lamaran Saya

Rabu, 02 September 2026

Rekan Kerja Menjiplak Resume dan Surat Lamaran Saya

Ringkas

Seorang pembaca bercerita bahwa ia membantu rekan kerja dengan membagikan surat lamaran dan resume miliknya sebagai referensi. Namun, rekan kerja itu justru menulis ulang surat lamaran yang hampir identik, bahkan memakai statistik keberhasilan milik si pembaca. Situasinya menjadi lebih rumit karena rekan kerja itu juga berencana melamar ke posisi baru di perusahaan yang sama, dan isi lamaran itu berpotensi merugikan peluang si pembaca di masa depan.

Ada hubungan kerja yang baik di antara mereka, tetapi si pembaca ingin tahu apa yang sebaiknya dilakukan.

Rekan kerja menyalin isi resume dan surat lamaran

Seorang pembaca menulis bahwa ada rekan kerja yang недавно mendekatinya untuk meminta bantuan dalam melamar pekerjaan. Ia lalu mengirimkan surat lamaran dan resume miliknya sebagai bahan referensi. Masalahnya, rekan kerja tersebut kemudian menulis surat lamaran yang hampir sama persis, sampai-sampai memakai statistik tentang keberhasilannya.

Pekerjaan rekan kerja itu memang banyak bersinggungan dengan pekerjaannya, tetapi si pembaca bukan manajer orang tersebut karena struktur departemennya memang aneh. Dalam surat lamaran dan resume yang baru, rekan kerja itu mengklaim mengelola hal-hal yang sebenarnya dikelola oleh si pembaca, serta mengambil kredit atas lebih banyak pekerjaan daripada yang semestinya. Si pembaca sudah mengatakan agar rekan kerjanya lebih menonjolkan diri dalam lamaran, tetapi bukan untuk menjiplak tulisan dan pekerjaannya.

Masalah menjadi lebih serius saat mereka melamar ke posisi yang sama

Beberapa minggu kemudian, si pembaca sendiri didekati untuk sebuah peran di perusahaan berbeda, untuk pekerjaan yang belum akan dibuka segera. Pada saat yang sama, perusahaan itu baru saja mengiklankan posisi lain di departemen yang sama, dan posisi itu cukup mirip dengan pekerjaan rekan kerjanya saat ini. Rekan kerja tersebut mengatakan akan melamar posisi baru itu.

Si pembaca meminta rekan kerjanya untuk menulis ulang surat lamaran, tetapi ia tidak yakin perubahan itu akan cukup agar tidak tampak mencurigakan karena terlalu mirip. Bahkan jika surat lamaran itu diubah, rekan kerjanya masih akan memakai statistik milik si pembaca dan mengklaim bahwa ia melakukan banyak pekerjaan si pembaca. Menurut si pembaca, hal itu bisa merugikan peluangnya untuk melamar peran lain di masa depan.

Perlu ditegur langsung, meski waktunya sudah terlambat

Seandainya bisa, seharusnya si pembaca langsung bicara saat pertama kali melihat resume dan surat lamaran yang sudah diubah itu. Kalimat yang disarankan kurang lebih begini: “Ada beberapa hal di sini yang tidak akurat. Kamu tidak bisa mengklaim X atau Y karena itu bukan hal yang kamu lakukan — dan itu menempatkan aku pada posisi yang sulit karena itu memang pekerjaan yang aku lakukan. Kamu bisa menulis A atau B sebagai gantinya.”

Jika rekan kerja itu menyalin kata-kata yang sama persis, si pembaca juga bisa berkata: “Aku memperlihatkan materi milikku supaya kamu mendapat gambaran seperti apa bentuknya, tetapi aku tidak ingin kamu menyalinnya kata demi kata. Tolong ubah supaya ini bukan salinan dari punyaku.” Meminta hal seperti itu dianggap sangat wajar.

Si pembaca memang tidak bisa memaksa rekan kerjanya mengubahnya, tetapi mengatakan dengan tegas bahwa itu tidak boleh dan meminta perubahan mungkin bisa membuatnya mau memperbaiki, apalagi karena hubungan mereka tergolong baik dan rekan kerja itu tampaknya orang yang cukup baik. Bisa jadi ia memang tidak sadar bahwa tindakan seperti ini tidak pantas.

Kesempatan untuk menyampaikan keberatan secara langsung memang sudah lewat, tetapi si pembaca masih bisa mengatakan versi yang serupa sekarang. Saran yang diberikan adalah menyampaikannya seperti ini: “Aku merasa tidak enak soal ini sejak awal dan seharusnya aku bicara saat kamu pertama kali menunjukkannya, tapi sekarang karena kita sama-sama melamar ke tim yang sama, aku perlu meminta kamu mengubahnya supaya tidak meniru materi milikku atau mengambil kredit atas pekerjaan yang aku lakukan.”

Jika setelah diminta secara langsung rekan kerja itu tetap tidak mau mengubahnya — padahal hubungan mereka baik, si pembaca sudah membantu, dan niatnya ingin menolong — maka hubungan itu perlu dipikirkan ulang. Orang seperti itu bukan sosok yang seharusnya tetap diberi itikad baik.

Poin penting

  • Seorang pembaca membagikan surat lamaran dan resume sebagai referensi kepada rekan kerja.
  • Rekan kerja itu kemudian membuat lamaran yang hampir identik dan memakai statistik keberhasilan milik si pembaca.
  • Isi lamaran juga mengklaim tanggung jawab atas pekerjaan yang sebenarnya dilakukan oleh si pembaca.
  • Masalah menjadi lebih sensitif karena keduanya sama-sama melamar ke posisi di perusahaan dan departemen yang terkait.
  • Saran yang diberikan: tegur langsung, minta perubahan, dan jika tetap menolak, pertimbangkan ulang hubungan tersebut.

https://www.askamanager.org/2026/09/my-coworker-plagiarized-my-resume-and-cover-letter.html

Lihat juga