Kamis, 27 Agustus 2026, Agustus 27, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-28T06:25:36Z

Perlukah Menggunakan “Saya” dalam CV? Ini Aturan Umumnya

Kamis, 27 Agustus 2026

Perlukah Menggunakan “Saya” dalam CV? Ini Aturan Umumnya

Ringkas: Dalam CV, kata ganti orang pertama seperti “saya” umumnya tetap tidak digunakan. Sebagai gantinya, gunakan sudut pandang orang pertama yang tersirat agar poin-poin lebih ringkas dan mudah dipindai. Namun, kata “milik saya” terkadang dapat digunakan jika diperlukan untuk memperjelas makna.

Seorang pembaca menulis:

Saya sedang membantu suami memperbarui CV-nya, sekaligus mulai melihat kembali CV saya sendiri. Saya menyadari bahwa menulis poin-poin akan jauh lebih mudah jika kami bisa menggunakan kata ganti orang pertama seperti “saya” atau “milik saya”. Namun, kami berdua diajarkan bahwa menggunakan kata-kata tersebut dalam CV adalah hal yang buruk. Apakah aturan itu masih berlaku? Jika ya, mengapa?

Aturan penggunaan kata “saya” dalam CV

Ya, ini memang merupakan kebiasaan yang terasa aneh, tetapi aturan tersebut masih berlaku.

Aturan umum dalam penulisan CV adalah menggunakan sudut pandang orang pertama yang tersirat. Artinya, alih-alih menulis “Saya membuat patung beras setinggi 100 kaki pertama di negara ini,” tulislah “Membuat patung beras setinggi 100 kaki pertama di negara ini.” Kata “saya” sudah dipahami meskipun tidak dicantumkan.

Mengapa kata ganti orang pertama dihilangkan?

Kebiasaan ini kemungkinan besar muncul karena CV diharapkan dapat dibaca sekilas dengan mudah dan cepat. Anda tidak sedang menulis narasi lengkap atau kalimat-kalimat utuh, melainkan poin-poin singkat yang langsung menyampaikan informasi penting.

Selain itu, pembaca sudah memahami bahwa seluruh isi CV tersebut membahas diri Anda.

Hal ini bukan berarti tidak pernah ada pengecualian ketika penggunaan kata “saya” menjadi pilihan yang lebih kuat. Namun, untuk 99% CV, penggunaan kata tersebut tidak diperlukan.

Kapan “milik saya” dapat digunakan?

Ada sedikit lebih banyak ruang untuk sesekali menggunakan kata “milik saya”, tetapi hanya jika maksud kalimat akan menjadi tidak jelas tanpa kata tersebut. Sebagai contoh, Anda dapat menulis poin seperti berikut:

  • Memperluas portofolio klien milik saya dari 10 menjadi 32 akun.

Jika Anda hanya menulis “memperluas portofolio klien dari 10 menjadi 32 akun”, kalimat itu dapat terdengar seolah-olah Anda sedang membicarakan portofolio perusahaan, bukan portofolio yang secara khusus menjadi tanggung jawab Anda sendiri.

Namun, itu merupakan pengecualian. Dalam sebagian besar situasi, maksud Anda akan tetap jelas tanpa kata “milik saya”. Misalnya, gunakan “memimpin departemen” alih-alih “memimpin departemen saya”, atau “menerbitkan disertasi” alih-alih “menerbitkan disertasi saya”, dan seterusnya.

Poin penting

  • Penggunaan kata “saya” dalam CV umumnya masih dihindari.
  • Gunakan sudut pandang orang pertama yang tersirat dalam poin-poin CV.
  • Format ini membuat CV lebih cepat dan mudah dipindai.
  • Untuk 99% CV, kata “saya” tidak diperlukan.
  • “Milik saya” dapat digunakan jika diperlukan untuk mencegah kesalahpahaman.

Sumber: https://www.askamanager.org/2026/08/are-we-still-not-supposed-to-use-i-or-my-on-a-resume.html

Lihat juga